Cara Menerima Paket dari Luar Negeri

Bagaimana sih cara menerima paket dari luar negeri yang sebenarnya ?. Ini adalah sebuah kalimat pertanyaan yang sering saya baca Ketika saya mengunjungi blog atau forum forum yang membahas tentang cara belanja barang dari luar negeri.

Saat ini lalu lintas pengiriman barang dari luar negeri memang begitu deras. Entah itu kiriman barang sehubungan dengan aktifitas belanja online internasional seperti di ebay, amazon, aliexpress, Alibaba dan situs e-commerce lainnya, maupun dari kiriman barang antar negara lain seperti pengiriman barang terkait pekerjaan, kiriman paket dari keluarga maupun teman / kenalan.

Sayangnya masih banyak orang yang bingung tentang bagaimana cara menerima paket yang berasal dari luar Indonesia tersebut. Banyak orang yang masih rancu bahwa Ketika kita menerima barang dari luar negeri, maka kita harus berhubungan dengan orang asing yang mengantar barang ke alamat kita. Tidak sedikit yang “takut” mereka tidak bisa berkomunikasi dengan orang asing yang mengantar paket tersebut. Terdengar lucu, tetapi inilah fakta yang terjadi di masyarakat kita saat ini.

Yang perlu kita ketahui adalah untuk pengiriman barang dari luar negeri, Ketika sudah masuk ke dalam negara Indonesia, maka selanjutnya akan di urus oleh orang Indonesia sendiri, untuk kemudian diteruskan ke alamat penerima oleh pegawai perusahaan jasa titipan paket yang digunakan. Misalnya pengiriman dari luar negeri menggunakan kantor pos, maka di Indonesia nanti akan diteruskan oleh pak pos sampai ke alamat penerima. Demikian juga jika pengiriman mengguanakn DHL, maka di Indonesia nantinya akan diantar oleh kurir DHL atau jasa ekspedisi lokal yang bekerjasama dengan DHL tersebut.

Nah sesuai dengan aturan yang berlaku, bahwa setiap paket atau barang kiriman dari luar negeri dengan harga diatas $3, maka akan dikenakan pungutan dalam rangka impor, atau secara sederhananya disebut sebagai pajak impor. Pungutan pajak ini akan dilakukan oleh kantor bea cukai yang memeriksa paket kiriman yang masuk dari luar negeri. Setelah paket diperiksa oleh bea cukai, maka bea cukai akan menetapkan pajak yang harus dibayar oleh penerimanya. Selanjutnya setelah ditetapkan pajak, maka paket siap untuk dikirim ke alamat, setelah penerima membayar pajaknya. Misalnya paket dikirim melalui kantor pos, maka setelah ditetapkan pajaknya oleh bea cukai, maka barang akan diserahkan kepada kantor pos, untuk dilakukan pengiriman ke alamat penerima. Selanjutnya kantor pos akan memberitahukan tagihan pajaknya kepada penerima paket. Nah, untuk mengambil paketnya, pihak penerima harus melakukan pembayaran pajaknya melalui rekening kantor pos, kemudian bisa mengambil atau menerima paketnya.

Jika pengiriman menggunakan perusahaan jasa titipan lain, misalnya DHL, maka setelah diperiksa oleh bea cukai, maka bea cukai akan menetapkan tagihan pajak dan menyerahkan paket kepada DHL untuk diteruskan kepada penerima. Sama dengan kiriman dengan kantor pos, maka penerima harus membayar pajak ke DHL terlebih dahulu sebelum menerima paketnya.

Intinya bahwa pembayaran pajak harus dilakukan ke rekening perusahaan terkait. Jika pengiriman menggunakan kantor pos, maka harus membayar ke kantor pos. Demikian juga jika pakai DHL, Fedex, DHL dll harus membayar pajaknya ke rekening perusahaan yang bersangkutan.

Nah demikianlah petunjuk singkat bagaimana cara menerima paket dari luar negeri yang perlu anda ketahui, jika suatu saat anda membutuhkannya.

Leave a Reply