Tips WFH Ini Buktikan Bekerja di Rumah Tetap Bisa Efektif

Datangnya pandemi di tahun 2020 ini bukan hanya mengejutkan perusahaan namun juga karyawan. Perusahan terpaksa meminta karyawan untuk bekerja secara WFH alias working from home supaya meminimalisir kerugian perusahaan.

Meskipun sudah hampir berjalan 3 bulan, masih banyak yang dihadapi ketika karyawan menjalankan WFH, seperti performa yang kurang maksimal layaknya ketika bekerja dari kantor. Oleh sebab itulah perusahaan juga perlu memantau terus para karyawannya supaya termotivasi untuk bekerja dan keuangan perusahaan tetap stabil.

Nah berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan perusahaan untuk mendorong karyawannya tetap efektif bekerja selama WFH:

Konsisten dalam mengatur jadwal kerja

Salah satu permasalahan yang sering dialami karyawan ketika WFH adalah jadwal kerjanya yang kurang beraturan, baik karena diri sendiri maupun perusahaan. Perusahaan pun bisa membantu karyawan untuk mengatur jadwal kerja secara konsisten, baik seperti jadwal kerja kantor maupun baru supaya karyawan tidak cepat lelah dengan deadlines.

Meskipun bekerja dari rumah, perusahaan juga perlu memberikan waktu istirahat untuk meminimalisir burnout pada karyawan yang nantinya hanya merugikan perusahaan.

Memberikan teknologi yang memadai

Perlu diketahui jika tidak semua karyawan yang WFH memiliki fasilitas yang memadai untuk bekerja, baik koneksi internet ataupun laptop yang lemot, bahkan tidak punya ruang pribadi untuk bekerja.

Perusahaan bisa meminimalisir kerugian dari WFH dengan memberikan fasilitas terbaik untuk karyawannya, termasuk dari segi teknologi misalnya saja meminjamkan laptop kantor ataupun menambah tunjangan pulsa supaya koneksi internet bisa berjalan dengan lancar.

Memaksimalkan kerja tim

Meskipun keliahatannya mustahil untuk bekerja berkelompok secara online, faktanya perusahaan bisa memanfaatkan berbagai aplikasi untuk tetap menomorsatukan kerja tim, lho! Misalnya saja dengan melakukan meeting online yang dilakukan setiap hari pada jam tertentu, baik untuk membicarakan kepentingan perusahaan ataupun hanya sekedar melepas rindu.

Pemimpin perusahaan juga bisa memberikan kerja tim dengan deadline yang cukup longgar agar para karyawan tetap bisa merasa dekat satu sama lain tanpa merasa stres sama sekali. Tentunya pemimpin perusahaan juga perlu mengecek kinerja karyawannya satu persatu untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

Mengecek kondisi karyawan secara rutin

Meskipun bekerja dari rumah dan minim resikonya untuk terserang penyakit, tidak menutup kemungkinan pula jika karyawan tetap bisa sakit karena berbagai faktor. Sayangnya di masa WFH ini banyak karyawan yang kurang terbuka tentang kondisi kesehatannya karena bekerja jauh dari perusahaan dan tidak bertatap muka secara langsung dengan rekan kerjanya.

Perusahaan pun bisa meminimalisir hal ini dengan rutin mengecek kondisi karyawannya secara personal, baik melalui chat ataupun telpon singkat sehingga karyawan tetap merasa diperhatikan oleh perusahaan meskipun tidak bisa datang ke kantor. Bisa pula perusahaan mengecek karyawan melalui absensi online untuk memantau lebih lanjur apakah ada karyawan yang tidak absen ataupun mengajukan cuti sewaktu-waktu.

Pastinya sudah tidak bingung lagi kan memotivasi karyawan untuk bekerja selama WFH? Cara lainnya yang bisa dilakukan perusahaan untuk memudahkan proses WFH adalah dengan memberikan fasilitas absensi online untuk tiap karyawannya.

Kabar baiknya, absensi online lebih mudah dilakukan karena ada Payroll Bozz yang bisa diakses melalui website maupun aplikasi. Selain memudahkan Anda untuk memantau absen karyawan tiap bulan, Payroll Bozz juga siap membantu Anda untuk menghitung gaji, pajak, ataupun masalah cuti karyawan yang bisa diajukan sewaktu-waktu.

Payroll Bozz juga memudahkan karyawan untuk melakukan absensi online di luar lingkungan kantor, lho! Yuk segera andalkan Payroll Bozz untuk mengontrol absensi karyawan perusahaan Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *